Urutan Menyambung Equalizer dalam Sound System


Rubrik ini berisi info tehnis dalam mengkoneksikan jalur kabel input dan output Equalizer pada perangkat sound system. Paket perangkat sound system yang cukup memadai (sederhana namun standar) adalah lebih bagus harus terdiri dari Mixer, Equalizer, Power Amplifier dan Speaker (bila memakai sistim pasif speaker), atau Mixer Audio, Equalizer kemudian Active Speaker pada distribusi apabila anda memakai speaker aktif.
Komponen sumber input berupa Microphone memang bagian dari paket sound system yang mutlak diperlukan, tapi saya anggap diluar kriteria pembahasan pokok kita kali ini, karena kita lebih memfokuskan pada jalur urutan pengkabelan (jumper Input dan Output) pada urutan instalasi piranti sound di atas. Pada uraian di bawah saya tambahkan paragraf mengenai mengkoneksikan Loudspeaker Management System.

Fungsi Equalizer Grafis


Fungsi Equalizer ini adalah untuk menghantarkan serta memotong frekuensi yang diperlukan dan tidak diperlukan yang akan terdengar pada Loudspeaker. Kita bisa meng-cut suatu frekuensi yang akan kita haluskan/ kecilkan pada Loudspeaker. Merk Equalizer yang beredar saat ini beraneka macam dengan desain manual dan juga Digital. Equalizer yang sering dipakai oleh sound-man kebanyak dengan merk EQ dbx yang merupakan produk Harman dengan kualitas audio yang bagus. Harga EQ dbx ini tergantung jumlah grafik slider yang terdapat pada bagian panel.
Coba anda baca juga Maksud dan Cara Kerja Equalizer Sound System

Jalur Distribusi Input Output pada Urutan Sound System memakai EQ


Untuk jumper audio Input dan Output usahakan agar memakai sistim koneksi Phase Balance agar suara lebih bersih dan kencang, kondisi ini bermanfaat untuk menghindari distorsi dan noise. Equalizer sangat berhubungan erat dengan band frekuensi. kita dituntut untuk mengenal range frekuensi suara yang akan kita proses. Latihan yang terus menerus dalam mengatur posisi slider grafik akan membuat kita lebih respon pada suatu bandwitdh frekuensi sinyal audio.
Untuk lebih jelasnya, coba anda buka cara setting sound system.

Equalizer Sound System
Contoh gambar Grafis Equalizer dbx - Panel depan dan Connector

Instalasi EQ pada Sound System

1. Active Speaker
Pada instalasi pengkoneksian perangkat audio standar (sederhana) yang kami miliki adalah dengan urutan yang terdiri dari : MIXER ⥤ Equalizer ⥤ Active Speaker.
Catatan :
Tanda simbol "⥤" ini terdiri dalam 2 jalur pengkabelan Stereo (L) dan (R) atau Channel A dan channel B

2. Passive Speaker
Bila anda memakai sistim Passive speaker (memakai Power Amplifier) maka dengan urutan sebagai berikut:
MIXER ⥤ EQ ⥤ Power Amplifier ⥤ Speaker.


Instalasi Router pada Crossover Aktif

Berikut ini jalur atau arah distribusi sinyal audio memakai Cross Over Aktif

Distributor 2 Way Loudspeaker
Jika anda memiliki Crossover Aktif dengan jalur 2 Way Loudspeaker, sistim koneksi (jumper) dengan router sebagai berikut :

MIXER ⥤ EQ ⥤ Crossover ⇛ ke Distribusi sinyal (freq. Low dan Mid High) ⥥ ⥥
⟺ Crossover Low Out ⥤ Power Amplifier Low ⥤ Speaker Low (Subwoofer)
⟺ Crossover Mid/High Out ⥤ Power Amplifier Mid High ⥤ Speaker Mid High Full Range

Distributor 3 Way Loudspeaker
Jika anda memiliki Crossover Aktif dengan jalur 3 Way Loudspeaker, sistim koneksi (jumper) dengan arah router sebagai berikut :

MIXER ⥤ EQ ⥤ Crossover ⇛ ke Distribusi sinyal (freq. Low, freq. Mid, freq. High) ⥥ ⥥ ⥥
⟺ Crossover Low (Sub Woofer) Out ⥤ Power Amplifier Low ⥤ Speaker Low (Subwoofer)
⟺ Crossover Middle Out ⥤ Power Amplifier Mid ⥤ Speaker Mid (bisa menggunakan 15" atau 12 ")
⟺ Crossover High Out ⥤ Power Amplifier High ⥤ Speaker High (Horn/ Tweeter)


Koneksi Audo Memakai Loudspeaker Management System (LMS)

Jika anda memiliki LMS dan ingin menggunakannya, maka anda bisa menjemper output dari EQ ini menuju ke input LMS, tapi bisa juga fungsi EQ yang anda miliki ini ditiadakan. Jadi, anda bisa memakai EQ yang pernah anda miliki tersebut dengan menggantikan posisinya menjadi EQ untuk mengatur Speaker Monitor (via Power Amplifier). Kenapa bisa ditiadakan? Karena di dalam Management Speaker sudah terpadu dengan beberapa konfigurasi secara kompak dan modern dalam pengolahan audio lainnya, diantaranya :
  • fungsi Equalizing,
  • fungsi Crossover,
  • fungsi Limiting (soft clipping audio),
  • Pink Noise out,
  • RTA dan lainnya.
Proses pengolahan audio yang terdapat dalam LMS ini dilakukan secara digital.
Mudahan nanti saya akan mengupas secara tersendiri mengenai pengaturan EQ pada LMS ini baca kelanjutannya.

Pink Noise berguna untuk mendeteksi tone frekuensi yang terdengar di speaker dengan suara bergemuruh (pada Low dan Mid) dan berdesis (pada tweeter). Bila acara penanganan sound system telah usai, maka anda bisa mendeteksi seluruh Loudspeaker anda yang terpasang saat itu, apakah ada salah satu speaker yang putus atau rusak.

Ada banyak merk terkenal dan bermutu untuk Speaker Management System ini, dan kebetulan saya memakai dbx DriverRack.

Khusus harga equalizer dapat anda lihat pada ketegori menu ini.

Demikian yang dapat kami hadirkan dalam rubrik ini tentang cara distribusi audio memakai EQ sound system ini. Saya akan melakukan koreksi dan update pada tulisan ini apabila terdapat kekurangan dan pembenahan yang diperlukan. Uraian yang saya sampaikan ini merupakan hasil pengalaman pribadi untuk saya share kepada semua teman-teman seprofesi. Bila terdapat kekeliruan saya mohon maaf.
Terimakasih atas kunjungan anda.


Share this :

Artikel Terkait: